Melenyapkan Noda Bandel Pada Mobil susah-susah gampang. Bagi Anda yang mudik pakai kendaraan pribadi, mungkin sampai saat ini Anda baru sempat mencucinya di tempat cucian mobil. Langkah itu hanya melenyapkan debu, tanah, atau serangga mati. Masih ada noda membandel yang, meski sudah disemprot air bertekanan, tetap masih menempel di bodi atau velg.
Tak ada salahnya, jika Anda punya waktu pada akhir pekan ini, waktu Anda manfaatkan untuk membersihkan sendiri bagian-bagian di mobil. Sebelumnya, cuci dulu kendaraan untuk mempermudah proses, dan memastikan bahwa kotoran lenyap.
Bodi mobil
Perhatikan pada bagian bawah sepatbor, baik roda depan maupun belakang. Pasti di situ terdapat bintik-bintik hitam, yang tak lain adalah aspal. Untuk melenyapkannya, Anda bisa menggunakan cairan bug & tar remover. Kalau terdapat water spot atau noda air, cara menghilangkannya adalah dengan menggunakan cairan exterior cleaner. Caranya, bersihkan noda dengan cairan, lalu keringkan.
Kaca mobil
Musuhnya sama seperti di mobil, yakni aspal, serangga, dan noda air. Untuk membersihkannya, terutama noda air, pakai glass cleaner. Kalau noda tangan (keringat atau minyak) pada bagian dalam kaca bisa dilenyapkan dengan kain mikrofiber. Jika tetap membandel, pakai kain yang setengah basah setelah dicelupkan air hangat.
Velg
Untuk merontokkan kotoran pada ban, cukup sikat bagian itu pakai sabun colek. Setelah itu, semir dengan cairan khusus ban. Khusus velg, pemusnahan kotoran bisa dengan sikat gigi bekas atau sikat halus. Cairan yang dipergunakan sama seperti di bodi.
Bagasi
Potensi kotoran menumpuk sangat banyak. Gunakan vacuum cleaner untuk membersihkannya. Jika ada kotoran menempel, maka proses pembersihan bisa menggunakan sikat dan interior cleaner. Jika ternyata ada bau tak sedap, maka semprotkan deodorizer.
Interior
Sama seperti bagasi, proses membersihkan dasar dan sudut-sudut bisa menggunakan vacuum cleaner. Untuk kolong bangku, bisa dengan cara memaju-mundurkan jok. Kalau tidak terjangkau juga, tinggal perhatikan lapisan bawahnya.
Jika bahannya karet, maka itu sangat mudah. Cukup dengan lap mikrofiber setengah basah, kotoran bisa terangkat. Kalau plastik, maka Anda dapat mempergunakan all purpose cleaner yang bisa juga dipakai untuk bahan vinyl, seperti di dasbor. Jika nodanya membandel, maka Anda bisa andalkan leather and vinyl cleaner. Semprot bagian itu, kemudian seka dengan lap.
Yang cukup sulit adalah menangani bahan fabric, terutama bangku. Noda dapat ditekan dengan lap kanebo setengah basah supaya air dapat meresap ke dalam pori-pori lantas seka dengan kain kering. Jika bahannya beludru, prosesnya sama seperti fabric. Hanya, tekanannya tidak boleh terlalu kuat agar tidak merusak serat. Mudah bukan Melenyapkan Noda Bandel Pada Mobil?

Jangka Pergantian Oli Mesin Motor dan Mobil. Mesin mobil vs mesin sepeda motor, kendati sama-sama 4-langkah (stroke), namun oli yang digunakannya berbeda. Waktu pergantian pada sepeda motor lebih cepat dibandingkan mesin mobil. Umumnya, buat mobil pergantian dianjurkan setiap 5.000 km. Sedangkan sepeda motor 2.500 km atau setengah dari jangka penggantian mesin mobil. Utamanya, untuk oli mineral. Oli sintetik bisa lebih panjang lagi.
Penyakit Motor di Saat Mudik tidak bisa dihindari lagi. Bagi pemudik yang mengandalkan sepeda motor, mereka harus paham akan penyakit tunggangannya. Apalagi jika jalur yang mereka lewati padat akan kendaraan, laju kendaraan pun jadi tidak normal sehingga memaksa pengendara "memeras" tuas kopling (untuk motor jenis sport dan bebek) plus pedal rem (baik tangan maupun kaki).
Klakson motor ngadat emang tidak bisa dianggap remeh. Klakson motor merupakan satu hal yang penting bagi motor anda menyangkut keselamatan di jala raya. Mau menyalip ragu-ragu dan enggak bisa memberi isyarat kalau kita berada di samping pengendara lain. Ngadat-nya klakson lantaran tak pernah mendapat perawatan alias di-cuekin.
Dikutip dari Kompas Otomotif, krisis ekonomi global turut memengaruhi pasar ekspor mobil nasional yang tahun ini merosot sampai 20 persen. Pada 2008, jumlah mobil yang berhasil diekspor secara utuh dalam bentuk CBU mencapai 100.000 unit. Naik cukup signifikan dibanding 2007 yang mencapai 70.000 unit. "Terdapat kenaikan sebesar 42 persen pada 2008," tandas Sekjen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Gaikindo Freddy Soetrisno, Jumat (27/2) di Jakarta.