Honda Recall Jazz Dan City Untuk Indonesia

Honda Recall Jazz Dan City Untuk Indonesia - Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan program recall untuk penggantian komponen Power Window Master Switch yang terdapat pada pintu pengemudi untuk Honda Jazz dan City.

Jumlah total unit yang teridentifikasi di dalam program ini adalah 42.892 unit, produksi Jazz dari Maret 2006 hingga Juni 2008. Sedangkan City untuk produksi Oktober 2005 hingga April 2007.

Potensi kerusakan komponen terjadi jika unit saklar pada bagian dalam Power Window Master Switch terkena material silikon dari pembersih interior mobil dan kemudian dioperasikan berulang kali dalam jangka waktu yang lama.



Hal tersebut dapat menyebabkan partikel dari kontak saklar rontok dan menumpuk pada celah kecil dalam unit Power Window Master Switch.Penumpukan tersebut memungkinkan terjadinya hubungan listrik arus pendek yang bisa membuat bahan resin dari unit switch yang terkena panas tersebut meleleh dan menyebabkan kerusakan pada power window.

Hingga saat ini tidak ada kasus yang telah dilaporkan berhubungan dengan kerusakan komponen tersebut di Indonesia. Tidak ada laporan mengenai kecelakaan atau cedera yang pernah terjadi.

HPM secara proaktif akan mengganti komponen tersebut pada semua mobil konsumen yang teridentifikasi tanpa mengenakan biaya, dan akan memberikan pemberitahuan secara langsung kepada para pemilik mobil yang teridentifikasi tersebut melalui surat yang dikirimkan oleh Dealer.

Konsumen yang mobilnya teridentifikasi disarankan melakukan konfirmasi ke bengkel resmi Honda dan melakukan booking untuk penggantian komponen. Proses penggantian komponen ini memakan waktu sekitar 20 menit.

Aktivitas penggantian komponen ini mulai berjalan dari tanggal 23 September 2011 dan akan berlangsung selama 6 bulan. HPM menjalankan program ini sebagai bagian dari program global yang dijalankan oleh Honda Motor untuk memastikan standar yang paling ketat untuk seluruh produknya.

Pada Februari lalu HPM juga melakukan recall terhadap Jazz, City dan Freed dikarenakan ada permasalahan pada komponen Lost Motion Spring yang terdapat pada lengan penggerak (rocker arm) mesin VTEC.

sumber: dapurpacu.com

Baca Selengkapnya...

Istri Saipul Jamil Tewas, Toyota Akan Bantu Penyelidikan Teknis

kecelakaan saiful jamilIstri Saipul Jamil Tewas, Toyota Akan Bantu Penyelidikan Teknis - Kecelakaan tunggal yang melibatkan minibus Toyota Avanza itu sekaligus menjadi tragedi tersendiri karena berlangsung di tengah kepadatan arus lalu lintas mudik lebaran.

Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan maut tersebut. Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolres) Purwakarta Ajun Komisaris Besar (AKBP) Ujang Bachtiar, seperti dikutip Kompas.com dari Tribunnews, menduga Avanza yang dikemudikan Saipul kelebihan beban.

“Ada 10 orang di dalam mobil itu. Melaju kencang. Jadi, begitu oleng, kalau kelebihan beban seperti itu bisa mengakibatkan kecelakaan. Mestinya kan tidak segitu muatan maksimalnya,” ujar Ujang Bachtiar kepada Tribunnews, dikutip dari Kompas.com.



Hingga kini polisi mengaku masih menyelidiki adanya penyebab lain dari kecelakaan yang membuat geger jagat infotainment itu.

Pihak Toyota-Astra Motor (TAM) sendiri mengaku telah mendengar kabar kecelakaan yang merenggut Virgina, namun belum menerima laporan teknis dari jaringan yang melayani pembelian dan perawatan Avanza milik Saipul.

Juru bicara TAM Rouli Sijabat mengatakan di samping kesalahan teknis, penyebab kecelakaan mobil bisa terjadi akibat kecerobohan pengemudi. Rouli mengaku pihaknya kerap mengingatkan konsumen untuk memperhatikan teknis mobil serta keselamatan berkendara.

“Bila kepolisian meminta kami (Toyota) melakukan penyelidikan teknis, kami siap mengirimkan ahli Toyota,” ujar Rouli kepada dapurpacu.com.

Rouli menambahkan pihaknya belum mau berkomentar lebih tentang teknis yang terjadi pada Avanza milik Saipul. Disampaikannya, Toyota ikut prihatin dan berbelasungkawa atas kematian Virginia.

sumber: dapurpacu.com

Baca Selengkapnya...

10 Pemicu Mobil Terbakar

mobil terbakar10 Pemicu Mobil Terbakar - Pemilik mobil tentu tak ingin kendaraannya hangus dilalap api. Musibahnya, tak hanya menimpa mobil berusia tua, tapi mewah pun seperti Jaguar yang terjadi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, akhir Januari lalu. Lantas, apa penyebab timbulnya percikan api dan di mana saja asalnya?

Tiga nara sumber, yakni Usman Adie (Service Operation Manager Tunas Toyota), Angian (mekanik bengkel AMS) dan Andrie Widjaya (instalatur audio Bassindo, Jakarta Utara) telah disambangi untuk mengetahui inti masalahnya.

Inilah sumber-sumber api yang patut diwaspadai dan dicermati.


1. Knalpot bocor. Uap panasnya tertransfer ke selang saluran bahan bakar yang lama kelamaan jebol dan meneteskan bensin.

2. Material. Kain, kertas atau bahan kardus di exhaust manifold atau knalpot terbakar dan menyambar ke bagian lain yang mudah terbakar karena panas.

3. Kebocoran. Biasanya pada selang bensin lantaran klem pengikat kurang bagus, mengakibatkan bensin bocor di ruang mesin dan bisa tersulut saat mesin di-starter atau kala mesin sudah panas.

4. Selang Power steering. Dengan oli bertekanan tinggi dan mengalami rusak membuat olinya menyebar ke exhaust manifold. Umumnya dialami mobil yang selang power steering dekat dengan exhaust manifold. Hal ini tak akan terjadi bila selang ikut diperiksa saat servis.

5. Penambahan atau optional pada selang-selang bahan bakar. Biasanya, klemnya tidak kuat, akibatnya bensin yang di ruang bensin bocor dan terbakar lantaran pengaruh panas.

6. Solder. Perhatikan pada sambungan kabel alarm yang patriannya kurang kuat bisa jadi pemicu kebakaran lantaran korsleting listrik.

7. Kabel listrik. Karena tergencet dan mengelupas lalu menyentuh bodi yang menyebabkan korsleting listrik.

8. Kabel menumpuk. Biasanya pada aki, terlepas karena terkena guncangan. Ketika kabel menyentuh bagian negatif di aki atau bodi, terjadilah korsleting listrik.

9.Sambungan kabel. Karena kurang kuat menimbulkan korsleting kabel antara kabel positif dan negatif. Ditambah lagi dengan sekring yang terlalu besar, sehingga kabel menjadi panas dan timbul kepulan asap.

10. Kemungkinan terbesar ada pada O ring di injector. Kalau tanda-tandanya basah, hati-hati berarti O ring sudah getas membuat bahan bakar ke luar dari injektor dan jika dibiarkan dan terkena mesin yang panas, makan akan timbul api.

Nah, pesan dari para mekanik, jangan memperbaiki atau mengganti komponen yang berhubungan dengan bensin dan oli, menggunakan bahan imitasi. usai servis, periksa di seputar mesin, barangkali ada barang yang tertinggal yang dapat memicu timbulnya api.

sumber: kompas otomotif

Baca Selengkapnya...

Tips Memilih Kaca Film dan Perawatannya

kaca film mobilBerikut tips memilih kaca film dan perawatannya - Dengan banyaknya merek kaca film dipasarkan di Indonesia, menuntut konsumen harus menentukan pilihan. Tidak bisa dipungkiri, faktor harga sangat menentukan. Begitu juga dengan performa atau kinerja lapisan kaca tersebut.

Kendati demikian, menurut Christopher Sebastian, Distributor Masterpiece Indonesia, faktor utama yang harus dipertimbangkan memilih kaca film adalah keamanan dan bukan hanya penampilan. Pasalnya, dari segi penampilan banyak kaca film yang menarik, namun keamanannya kurang.

Kedua adalah tingkat kegelapan untuk kaca depan. “Jangan sampai berlebihan. Pemerintah hanya membolehkan, maksimal 40 persen. Kalau terlalu gelap plus kualitas kaca kurang baik, justru akan membahaya pengemudi di malam dan saat hujan. Pandangan bisa tergganggu,” urai Chris.


Umur Pakai
Dijelaskan pula, usia kaca film maksimal 5-7 tahun dan sangat tergantung pada kualitas produk. Jika sudah melewati masa tersebut, kemampuannya membendung panas matahari, sinar ultraviolet dan infra merah dipastikan sudah tidak efektif. Kalau sudah begini harus diganti!

Perawatan
Bagaimana merawat agar awet? Pertama, utamakan kebersihan kaca baik dari dalam atau di luar luar kabin. Untuk membesihkannya, gunakan lap basahdan setelah itu dilap lagi dengan kain kasa kering atau chamois.

Baca Selengkapnya...

Bau Bensin di Kabin Feroza

ferozaBau bensin di mobil memang tidak mengenakkan. Daihatsu secara resmi mengumumkan me-recall produknya yang sudah masuk “meseum”,yaitu Feroza kemarin. Dalam rilisnya disebutkan produk yang sama di Amerika Serikat, Australia, Jepang dan Eropa juga sudah dipanggil untuk diperbaki.

Masalah yang dihadapi pada mobil yang masih menggunakan karburator ini sehingga mesti di-recall, adalah check valve atau katup pengaman (juga bisa disebut katup pernafasan emisi uap bensin). Katup ini bisa retak karena dimakan usia. Dijelaskan, kejadian terburuk akibat kerusakan katup tersebut - hanya satu kasus di Jepang – menyebabkan jip ini terbakar.

Bau Bensin
Untuk Indonesia, Daihatsu mengaku belum menerima adanya laporan Feroza terbakar. Di Amerika Serikat, produk yang sama dengan nama berbeda - disebut Daihatsu Rocky - recall dilakukan Maret tahun. Padahal jip ini dibuat pada pada 1990-1992 dan jumlahnya 4.000 unit. Bandingkan dengan Indonesia, Feroza yang diproduksi dari 1993-1998, jumlah hampir 52.000 unit.


Di Amerika Serikat, NHTSA ikut membantu kampanye keselamatan ini. Karena itu pula, penjelasan Daihatsu Amerika tentang komponen yang rusak dan fungsinya lebih rinci. Termasuk pengaruh komponen tersebut terhadap kinerja mesin bila tidak diganti.

Di Indonesia, Daihatsu mengatakan check valve saluran bahan bakar rusak karena faktor usia. Di Amerika disebutkan “chek valve” yang berada pada sistem kontrol emisi uap bahan bakar - rusak selain karena usia - juga pengaruh lingkungan dan pengoperasian pada kondisi tertentu.

Ya, karena cuaca di negara tersebut lebih dingin, katup yang dibuat dari resin mengeras dan retak. Sedangkan Indonesia dengan iklim tropis, kemungkinan katup tersebut mengeras lebih kecil.

Kendati demikian, ketika ada rekan wartawan mengatakan, ada pemilik Feroza mengeluh kabinnya berbau bensin, Daihatsu menilai tidak ada hubungannya dengan kerusakan pada katup pengaman ini. “Bau bensin di kabin karena adanya selang yang copot atau retak dan mengarah ke kabin,” jelas Ahmad Syaufi, Technical Service Division Head, Astra Daihatsu Motor (ADM).

Padahal Daihatsu Amerika menjelaskan, bila katup yang dibuat dari resin itu retak dan bocor, akan menebarkan bau bensin ke kabin.

Pengaruh Mesin
Daihatsu Amerika menjelaskan, untuk mengatasi masalah tersebut, katup pengaman tersebut diganti. Vesi terbaru kontruksinya dikatakan lebih baik. Selanjutnya, kalau komponen ini tidak diganti, bagian lain yang terpengaruh adalah mesin, sistem pendingin, pembuangan (exhaust) dan kontrol emisi.

Sementara itu, menurut Mohamad Sadewo, Div Head Exe. Quality Assurance & Quality Control, ADM, kualitas katup pengganti lebih baik. “Sudah diuji. Sebenarnya, versi lama tidak diproduksi lagi. Namun Daihatsu mencari persamaannya yang dibuat sekarang ini. Itulah yang digunakan sebagai penganti. Kebetulan Feroza di Indonesia sudah berumur 13 tahun, sudah waktunya diganti,” jelasnya.

Ya, bagi pemilik Feroza, ada baiknya memanfaatkan kampanye keselamatan Daihatsu ini. Kalau pun tidak mungkin terbakar, ya... mencegah bau bensin menebar ke kabin. Penggantian bukan untuk katup saja, juga selang dan klemnya!

sumber: kompas otomotif

Baca Selengkapnya...

Tips Membersihkan Jok Mobil

Jok mobil juga patut mendapat perhatian extra bagi anda pemilik mobil. Interior mobil perlu mendapat perawatan berkala. Salah satu porsi paling besar adalah jok. Ada yang sudah dilapisi, entah itu dengan menggunakan kulit atau sintetik, yang pasti kedua jenis bahan itu mudah dibersihkan. Apalagi yang memakai bahan fabric. Menurut Edy, seat maker Vertue Concept di Jakarta Utara, jenis ini cepat kotor lantaran sifatnya gampang menyerap. Dan jadi biang penyakit karena debu yang ngumpul dan lembab.

Di bawah ini ada tips membersihkan jok berlapis bahan sintetik.

* Siapkan ember kecil yang berisi air hangat, sabun bayi atau sabun lembut lainnya. Kemudian chamois dan lap kering yang bersih. * Untuk membersihkan noda, campurkan air hangat dengan sabun bayi atau sabun lembut tadi. Seterusnya, dilap dengan chamois yang sudah dicelupkan. * Gosok noda secara perlahan sampai hilang, sambil diteruskan mengelapnya sampai kering. * Jika noda tidak hilang, pembersihan bisa dijabani dengan cleaner khusus untuk synthetic leather. * Untuk perawatan rutin, sebaiknya dilakukan setidaknya dua minggu sekali.


sumber: kompas otomotif

Baca Selengkapnya...

Baca Juga...

Site Info

Add to Technorati Favorites
eXTReMe Tracker